Selasa, 21 Desember 2010

Mengurus BPKB Hilang

Beberapa waktu lalu gue sempat kehilangan BPKB motor, kira-kira tahun 2009. Tapi sejak November 2010 gue sudah punya Duplikatnya. Duplikat tuh istilah untuk menyebut BPKB yang baru dikeluarkan setelah kita mengurus kehilangan.
Proses pengurusan BPKB Duplikat cukup lama, kurang lebih lima (5) bulan waktu yang dibutuhkan ... mulai dari pemasangan iklan sampe pengurusan surat-suratnya di Polda.
Melalui blog ini gue akan berbagi pengalaman dalam mengurus BPKB Duplikat di Polda Jakarta. Ada beberapa proses yang menjadi prosedur pengurusan BPKB Duplikat itu, berikut ini uraiannya:
  1. Mengurus surat keterangan kehilangan BPKB ke Polsek atau Polres.
  2. Pasang Iklan baris di dua (2) media cetak yang berisi berita kehilangan dengan melampirkan surat keterangan kehilangan dari polsek tadi (saya memasang di PosKota, dan WartaKota) harga @Rp40 ribu per koran (total Rp80.000). 
  3. Setelah 3 (tiga) bulan iklan dimuat, barulah datang ke Polda, ke bagian BPKB (gedung Biru) minta formulir permohonan mengurus BPKB Duplikat dan daftar ceklis persyaratan/prosedur. Membuat surat penyataan, bila motor bukan atas nama pribadi maka harus membawa surat kuasa dan KTP serta fotokopian pemilik asli, Bermatrei.
  4. Cek Fisik kendaraaan (bayar blangko Rp20.000).
  5. Daftar bagian kehilangan untuk dibuatkan  BAP (bayar Rp30.000), proses 3 hari kerja.
  6. Setelah BAP jd, Semua berkas disatukan  (mengacu pada ceklis persyaratan, poin 3) dan diserahkan ke bagian BPKB di gedung biru, proses 3 hari kerja. (Bayar Rp50.000
  7. setelah itu kebagian Bareskrim untuk mengecek status motor (dengan menyerahkan fotocopy berkas-berkas yg telah ada, proses 3 hari kerja. (NB. Petugas (ibu-ibu berkerudung) "ada biayanya mas, seiklasnya". Bayar Rp20.000)   
  8. setelah dari bareskrim, menyerahkan kembali ke bagian BPKB duplikat, baru berkas-berkas tersebut diproses untuk dibuat duplikatnya. Biaya Rp325.000.
  9. dari waktu penyerahan berkas tersebut membutuhkan waktu 2 bulan. Setelah itu jdlah BPKB Duplikat Anda ...
Contoh Iklan: Telah Hilang sebuah BPKB, a.n. Gayus T. Nopol B1234SIH, Nosin (nomor mesin), Norak (nomor rangka). Tunggu 3 (tiga) bulan setelah iklan dimuat, baru kemudian urus ke Polda.

NB. sebelum datang ke Polda, jgn lupa siapkan Fotokopi KTP/SIM, STNK, Surat keterangan kehilangan, kuitansi dan potongan Iklan yang dimuat. masing-masing 5 kali, untuk jaga-jaga.

Total biaya yg dikeluarkan untuk mengurus BPKB Duplikat sebesar Rp525.000, dengan tetek bengek fotocopian habislah Rp600.000. Bila menggunakan biro jasa, setelah sebelumnya saya survei, sebesar Rp1.500.000. tp kita terima beres.
Opini saya, di Polda banyak terpampang sertifikat penghargaan tentang prestasi dan citra polisi, dan apalagi sertifikat Sistem Manejemen Mutu ISO, harusnya bisa menunjukan transparansi biaya donk ... kenapa gak dicantumkan saja di setiap loket berapa biaya untuk mengurus sesuatu, jgn diem-diem, bisik-bisik ... kaya siluman ... ya begitulah institusi yg satu ini, taulah, indonesia gituloh ...

semoga bermanfaat ...

salam,

7 komentar:

  1. iklan di koran itu selama 3bulan berturut-turut atau cukup sekali aja? laporan ke bag BPKB setelah iklan atau sebelum?
    mohon dijawab ya, makasi sebelumya..

    BalasHapus
  2. Tadi siang sya ke polda metrojaya,,, kata mereka untuk iklan 3 hari berturut-turut, bukan 3 bulan... tp memang agak lama utk dapat bpkb yg duplikatnya.

    BalasHapus
  3. Maaf baru bales, kalo pengalaman saya memasang iklan hanya sekali (satu hari), tetapi di dua surat kabar sekaligus. Nah, untuk mengurus kembali ke Polda, dilakukan setelah masa iklan melewati 3 bulan terhitung dari waktu pertama dimuat.

    terima kasih,

    BalasHapus
  4. masa mau tanya cara bikin surat keteranagn dari bank/leasing gimana ya? saya beli motor tunai, setelah saya ke bank, mereka bilang tidak pernah membuat surat keterangan seperti itu, saya coba ke leasing mereka juga tidak bisa membuatkan karena saya bukan customer leasing

    BalasHapus
  5. aq bru ke polres tuk mmbuat srat khilangan,,trus kmna..dan sekrang brpa kira2 biayanya,,

    BalasHapus
  6. cek fisik dulu terus iklanin dikoram 3 media massa bayar 140 rb(poskota, berita kota, lampu ijo) habis itu balik ke polres lagi bikin BAP jng lupa bawa saksi...habis itu kita dikasih surat buat ke polda...buat cek BPKB, abis itu balik ke polres lagi ambil BAP bayar200 rb...abis itu kepolda lagi ke gedung biru kelante 2 bagian BPKB duplikat... ngisi surat pemoonan lalu tanda tangan diatas materai...serain ke petugas... bayar 50.000 katay buat urus blokir sama cek bank.....nunggu seminggu kepolda lagi abis itu foto...

    BalasHapus
  7. Om...jangankan sampai pengurusan bikin duplikat, saat kita laporan kehilangan tnp identitas satupun Ўªŋƍ tersisa,,,,,dengan sopan tapi memaksa bpk polisi berkata " Baik saya bantu TAPI bpk harus bantu saya juga," dasar jiwa corup.....

    BalasHapus